(Notes)
Thoughts
I write these after trying something, not before. Notes on where I am now, not polished conclusions.

AI Mengubah Cara Customer Menemukan Brand Kamu
Makin banyak orang bertanya langsung ke ChatGPT dan Gemini, bukan mengetik keyword di Google. Peringkat satu tidak lagi menjamin brand kamu disebut. Ini yang berubah, kenapa relevan buat bisnis di Indonesia, dan apa yang perlu dilakukan pemimpin bisnis sekarang.
Kenapa Pilot AI Sering Mandek di PoC, dan Cara Keluar
Demo-nya mengesankan, semua orang senang, lalu tiga bulan kemudian statusnya masih "pilot". Tidak gagal, tapi tidak juga jalan. Ini empat penyebab yang paling sering saya lihat di lapangan, dan cara keluar darinya.
AI Agent vs Automasi Biasa vs Chatbot: Kapan Pakai yang Mana
Tiga istilah ini sering dipakai bergantian di meeting, padahal biayanya beda, risikonya beda, dan pekerjaan yang cocok pun beda. Panduan singkat memilih, dari orang yang membangun ketiganya untuk perusahaan.
Training AI untuk Tim: In-House atau Pakai Vendor?
Saya jualan training AI, jadi kalau jawaban saya "pakai vendor dong" kamu pantas curiga. Realitanya dua-duanya bisa berhasil dan dua-duanya bisa gagal. Yang menentukan adalah apa yang terjadi setelah sesinya selesai.
Apakah Ini Awal dari AI yang Tidak Lagi Terbuka untuk Semua?
Peluncuran GPT-5.6 dengan akses terbatas memberi sinyal: pertanyaan soal AI mulai bergeser dari "model mana yang paling pintar" ke "siapa yang boleh memakai model paling pintar". Apa artinya buat bisnis di Indonesia.
Kenapa Demo AI Agent Mulus, Tapi di Kantor Sering Gagal
Demo AI agent selalu kelihatan ajaib. Tapi riset 2026 menunjukkan agent terbaik cuma menyelesaikan 2,5% pekerjaan freelance nyata. Ini kenapa, dan cara saya tetap memakai agent tanpa kena getahnya.
Kenapa Banyak Training AI di Perusahaan Gagal Berdampak
Mayoritas perusahaan sudah kasih training AI ke timnya. Tapi datanya jelas: kebanyakan training itu lupa hari Senin. Ini kenapa workshop sehari hampir selalu gagal berdampak, dan apa yang sebenarnya bikin orang berubah cara kerja.
Seperti Apa Program Upskilling AI yang Benar-benar Jalan
Kalau workshop sehari hampir selalu gagal, lalu yang berhasil seperti apa? Ini blueprint dari pengalaman merancang dan menjalankan training AI: berangkat dari workflow nyata, 70% praktik, jalur per peran, ukur kapabilitas bukan kepuasan, dan dukungan setelah training.
AI Agent: Bikin Sendiri atau Pakai yang Sudah Ada?
Build vs buy untuk AI agent bukan soal mana yang lebih canggih, tapi soal mana yang cocok dengan masalah, data, dan tim kamu. Ini cara saya memutuskannya, plus tabel perbandingan yang jujur.
AI Agent untuk Bisnis: Panduan Praktis untuk Pemimpin Non-Teknis
Panduan praktis soal AI agent untuk bisnis. Apa yang benar benar bisa mereka kerjakan, kenapa banyak proyek gagal, dan cara memulai yang benar tanpa hype.
Apakah AI Bikin Kita Malas Berpikir?
Bukan AI yang bikin kita malas berpikir, tapi cara kita memakainya. Ini yang dibilang riset, dan cara saya menjaga otak tetap tajam waktu kerja bareng AI.
Claude Sekarang Bisa Gambar. Dan Ini Bukan Soal Gambar.
Anthropic merilis fitur visual inline di Claude. Tapi yang lebih menarik bukan fiturnya, melainkan apa yang ini ceritakan soal bagaimana kita sebenarnya berpikir, dan kenapa text-only AI selama ini memaksa kita bekerja melawan otak sendiri.
NVIDIA Bilang OpenClaw Itu OS Baru. Dan Mereka Serius.
Di GTC 2026, Jensen Huang tidak cuma launch produk baru. Dia mendeklarasikan era baru. OpenClaw sebagai operating system untuk personal AI, NemoClaw sebagai enterprise layer-nya, dan setiap perusahaan sekarang butuh strategi OpenClaw seperti dulu butuh strategi HTTP.
State of AI Agents di 2026. Yang Perlu Kamu Pahami Sekarang.
Landscape AI agents di 2026 bergerak cepat. Protocol wars antara MCP dan A2A, fenomena OpenClaw, krisis keamanan baru, dan multi-agent orchestration yang masuk production. Rangkuman dari perspektif seseorang yang membangun dan deploy AI agents.
Siri Baru Pakai Google Gemini. Apa Artinya Buat Brand di Indonesia?
Apple merilis Siri baru bertenaga Google Gemini di iOS 26.4. Bukan upgrade biasa, ini rebuild total yang mengubah cara konsumen menemukan brand. Apa dampaknya untuk marketer di Indonesia?
OpenClaw, Moltbook, dan Pertanyaan yang Sebenarnya Perlu Kita Tanyakan
Minggu ini internet kehilangan akal sehatnya karena AI agents bikin agama lobster. Elon Musk bilang ini "singularity." Saya bilang: ini eksperimen menarik dengan pelajaran yang jauh lebih membosankan dari headline-nya. Yang seharusnya kita perhatikan bukan apakah AI udah sadar, tapi kenapa database Moltbook terbuka tanpa proteksi dan 91% prompt injection attacks berhasil.
Inflection Point AI di 2026: Apa yang Perlu Business Owner Ketahui
2026 adalah tahun AI berubah dari teknologi eksperimental jadi infrastruktur ekonomi. Ini bukan prediksi, tapi yang sedang terjadi: infrastruktur yang matang, cara membangun aplikasi yang berubah, dan tekanan ekonomi yang memaksa adopsi. Buat pemilik bisnis, pertanyaannya bukan lagi apakah harus pakai AI, tapi seberapa cepat bisa bergerak dan apa rencananya.
Physical AI: Kenapa Robot Tiba-Tiba Ada Dimana-mana?
CES 2026 menandai momen penting untuk physical AI, robot bukan lagi eksperimen lab, tapi produk siap deploy. Dengan 160+ announcement robotics, dari vacuum cleaner yang naik tangga sampai Boston Dynamics yang akhirnya production-ready, pertanyaannya: kenapa sekarang? Dan apakah ini cuma trend, atau robot benar-benar akan hadir berdampingan dengan manusia?
AI banyak halusinasi. Ternyata, manusia juga.
AI sering halusinasi. Tapi ternyata manusia juga. Masalahnya bukan karena AI “bodoh” atau belum siap, melainkan karena AI bekerja dengan cara yang sangat mirip dengan manusia: menebak, merekonstruksi, dan mengisi kekosongan saat informasi tidak lengkap. Bedanya, kesalahan manusia kita sebut pengalaman, sementara kesalahan AI kita sebut bug.
2026 Telah Tiba: Ini Dia Realitas AI yang Harus Kamu Tahu (Tanpa Hype)
97% karyawan sudah pakai AI tiap hari, tapi cuma 21% perusahaan yang benar-benar mengadopsinya di level organisasi. Inilah realitas AI 2026, tanpa hype: bukan soal modelnya makin pintar, tapi soal eksekusi, strategi, dan kesiapan organisasi.
Adopsi AI di Pekerja Indonesia Tinggi, Tapi Kenapa Dampaknya Masih Terasa Dangkal?
Indonesia mencatat tingkat adopsi AI di tempat kerja yang sangat tinggi, bahkan termasuk tertinggi di dunia. Namun di balik angka tersebut, dampak AI terhadap produktivitas dan transformasi bisnis masih terasa dangkal. Banyak pekerja sudah menggunakan AI, tetapi belum benar-benar memahami cara mengintegrasikannya ke dalam proses kerja inti. Artikel ini membahas paradoks adopsi AI di Indonesia, akar masalah talent gap, dan risiko Indonesia menjadi sekadar konsumen AI menjelang 2026.
Why AI Won't Replace Marketers (But Will Replace Those Who Don't Use It)
After a year of daily use, here's what I've observed about AI and marketing jobs. Still testing assumptions.